IT / Komputer, MIkrotikOctober 14, 2009 12:09 am

sumber http://diqie.wordpress.com/2007/08/06/seting-roter-mikrotik/

SKENARIO

LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNET

Untuk LAN, kita menggunakan ip address class C, dengan network 192.168.10.0/24. Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 – 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 – 192.168.10.1/24) untuk sambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.

Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”

1. Set IP untuk masing² ethernet card

ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1 (public)

ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether2 (local)

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:

ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar

ping 192.168.1.1
ping 192.168.10.10

2. Menambahkan Routing
ip route add gateway=192.168.1.1

3. Setting DNS

ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes

Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake ya punya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.

Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:

ping yahoo.com

Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar

4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading

Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN

ping yahoo.com

Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar

5. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap ada klien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah.. 8)
* Membuat IP Address Pool

ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254

* Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155

* Menambahkan Server DHCP

ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener

6. Management Bandwidth

Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control, idea: (saya menggunakan simple que supaya lebih mudah ;

queue simple add name=”Billing” target-address=192.168.10.2/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=Local queue=default priority=8 limit-at=16000/32000 max-limit=16000/64000

queue simple add name=”Kasir” target-addresses=192.168.10.3/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=Local parent=Shaping priority=8 queue=default/default limit-at=0/8000 max-limit=0/256000 total-queue=default

Lanjutkan perintah tersebut untuk semua client yang ingin di limit bnadwithnya.

7. Graphing

Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.

tool graphing set store-every=5min

Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.

tool graphing interface add interface=all store-on-disk=yes

Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:

http://192.168.10.1/graphs/

Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

IT / KomputerOctober 4, 2009 4:41 pm

Software untuk menjalankan hardware network yang tidak didukung oleh Linux dengan mengunakan drivers dari Windows. Software untuk menjalankan hardware network yang tidak didukung oleh Linux dengan mengunakan drivers dari Windows.

Sumber:

http://ndiswrapper.sourceforge.net/mediawiki/index.php/Installation#Compile_and_install

Download Address:

http://sourceforge.net/projects/ndiswrapper/

Hardware yang didukung:

http://ndiswrapper.sourceforge.net/mediawiki/index.php/List

Tip:
Menginstall NdisWrapper

  • Membutuhkan kernel minimal 2.6.6 or 2.4.26 (sebaiknya download kernel dari masing-masing distro)
  • Hapus NdisWrapper versi lama yang telah terinstall sebelumnya.
  • Download NDisWrapper yang terbaru
  • Extract NDisWrapper tersebut : #tar -zxvf ndiswrapper-version.tar.gz
  • Masuk kedirektori dari code sumber NDisWrapper : #cd ndiswrapper-version
  • Jalankan perintah ‘make distclean’ (jika kita telah pernah membuat make sebelumnya) dan ‘make’
  • Jalankan perintah ‘make install’ untuk menginstall

Menggunakan NdisWrapper

  • Extract dan ambil driver dari hardware yang ingin digunakan dari file .cab.
  • Untuk menginstall driver jalankan perintah: #ndiswrapper -i filename.inf
  • Untuk melihat driver yang terinstall dengan ndiswrapper jalankan perintah : #ndiskwrapper -l
  • Jika driver telah terinstall maka akan terdapat kata ‘present’
  • Load hardare yang diinstall dengan mengunakan drivers dari windows tersebut. Misalnya wireless card perintah: #iwconfig wlan0 up
http://cemynotes.wordpress.com/2009/03/14/ndiswrapper-cara-menggunakan-windows-wifi-driver-di-linux/sumber :  
Pupy LINUX 4:08 pm

Cara paling cepat pasang Puppy Linux adalah dengan meng-copy file isi Install CD ke sebuah direktori, dan pasang grub loader versi DOS untuk boot dari direktori itu. Tanpa perlu partisi khusus.

 

Saya ingin memasang Linux di netbook kantor saya, Lenovo S10.Saya sudah sangat bosan dengan urusan virus di Windows.

Netbook ini memiliki Windows XP home edition, pre-installed. Tapi ia tidak punya CD ROM drive. Kita bisa pasang Puppy menggunakan USB flash drive. Tapi biasanya ini butuh flash kosong, dan butuh kemampuan boot dari USB. Saya kurang suka, karena tidak semua bios bisa mendukung boot USB, dan juga saya tidak sempat cari flash disk kosong.

Yang saya lakukan sebagai berikut.

  1. Dari Windows, download Virtual CD dari Microsoft. Ini program kecil yang bisa membaca iso file dan me-mount nya menjadi CDROM virtual.
  2. Download Puppy Install CD iso file. Attach dan mount file ini menggunakan virtual CD, menjadi puppy install cdrom. Saya mendownload Puppy versi 4.21.
  3. Download grub4dos. Kita perlu file gldr untuk diletakkan di root C:\.
  4. Buat direktory puppy421 di C:\ kemudian buat sebuah file dummy idehd di situ. (Puppy linux butuh file ini untuk boot).
  5. Copy isi puppy cdrom ke direktori c:\puppy421. Jangan lupa ubah semua filename ke lowercase, karena CDROm cenderung membuat nama dengan uppercase, sedangkan linux itu case sensitive. Anda sebetulnya hanya butuh file vmlinuz, initgrd, dan pup_421.sfs. Tapi tidak-apa apa karena file lain berukuran kecil sekali.
  6. Buat file menu.lst di c:\ untuk dibaca oleh grubloader. Isi disitu informasi boot puppy dari direktory c:\puppy421.
  7. Modifikasi file c:\boot.ini untuk menambah perintah c:\gldr
  8. Windows di restart, dan voila,  kita bisa punya pilihan boot windows atau Puppy saat komputer diboot.

Sekarang Netbook kantor sudah jalan Puppy Linux 4.21. Xorg langsung menemukan resolusi aneh S10 1024×576. Tanpa partisi baru. Tanpa CDROM. Tanpa boot USB. Nice….

Oh ya, Netbook Lenovo S110 ini menggunakan Broadcom wireless LAN BCM4312 USB. Puppy 4.21 kelihatannya tidak support. Tapi saya bisa menggunakan ndiswrapper. Jadi sekarang wifi nya sudah jalan juga.

sumber : http://azrl.wordpress.com/2009/06/13/cara-cepat-install-puppy-linux/

IT / KomputerSeptember 7, 2009 4:20 am

Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded

Jika di website anda ada pesan tersebut, silahkan coba naikkan max_execution_time  nya . caranya :

edit php.ini di public_html atau bikin dulu kalau belum

tambakan line berikut ini :

max_execution_time = 100

ganti angka 100 seperlunya saja sesuai keinginan. defaultnya kalo tanpa set adalah 30.

selain itu jika script anda ada di subfolder anda perlu mengedit htaccess anda menjadi seperti berikut ini

SetEnv PHPRC /home/USERNAME_CPANEL_ANDA/public_html

ganti USERNAME_CPANEL_ANDA dengan username anda.

 

atau bukan karena infinite loop (meskipun bisa jadi iya).

itu terjadi karena script melampaui batas waktu yg diijinkan php, yaitu 30 detik.

untuk ngakalin, bisa pake:

 code php

ini_set("max_execution_time","0");

 

 

 

IT / Komputer 3:59 am

Ketika Anda ingin menambahkan plugin pada blog yang mempunyai engine wordpress dan menemukan pesan error seperti berikut :

Fatal error: Allowed memory size of 8388608 bytes exhausted (tried to allocate 12 bytes) in /home/sites/public_html/wp-admin/includes/plugin.php on line 4

Hal ini terjadi karena PHP disetting memory-nya 8 MB. Jika mempunyai hosting sendiri atau mempunyai hak akses ke file php.ini tambahkan kode memory_limit = 12M pada file php.ini. Jika Anda tidak mempunyai akses ke file php.ini bisa juga dengan menambahkan kode berikut pada file .htaccess

php_value memory_limit “200M”

php_flag register_globals on

php_value post_max_size “12M”

php_value upload_max_filesize “20M”

php_value max_execution_time “500″

php_value max_input_time “500″

To change the memory limit for one specific script by including a line such as this at the top of the script:

ini_set(”memory_limit”,”12M”);

The 12M sets the limit to 12 megabytes (12582912 bytes). If this doesn’t work, keep increasing the memory limit until your script fits or your server squeals for mercy.

You can also make this change permanently for all PHP scripts running on the server by adding a line like this to the server’s php.ini file:

memory_limit = 12M

Keep in mind that a huge memory limit is a poor substitute for good coding. A poorly written script may inefficiently squander memory which can cause severe problems for frequently executed scripts. However, some applications are run infrequently and require lots of memory like importing and processing a big data file.

IT / KomputerAugust 3, 2009 1:00 am

 

Yang utama adalah seting pop3 supaya bisa doenload dari server dan baca secara offline

 nama servernya pop.gmail.com

 usernamenya alamat email lengkap

 portnya 995

 conection ssl

 

kemudian seting untuk pengiriman email dengan service smtp

servername isi dengan smtp.gmail.com,

port isi 587,

secure connections ini tls .

 

IT / KomputerMarch 16, 2009 2:37 am

membuat quota utk user, ini saya share caranya smoga dapat bermanfaat buat teman-teman lainnya berikut caranya : urpmi quota

edit /etc/fstab

dengan cara ketik vi /etc/fstab /dev/sdax /home ext3 defaults,usrquota,grpquota 1 1

touch /home/aquota.user /home/aquota.group

chmod 600 /home/aquota.*

mount -o remount /home

quotacheck -avugm

quotaon -avug

 

untuk menentukan besaran quota user pake perintah edquota -u nama_user

Pupy LINUXMay 8, 2008 11:20 pm

http://dotpups.de/

http://pkagfiles.net/

http://tmxxine.com/wik/wikka.php?wakka=LinuxTmxxineDownload

IT / KomputerApril 24, 2008 5:05 am

Aplikasi gratis namun kemampuan tidak kalah dengan yang komersil

Flash animasi

Liveswif dari http://www.liveswifers.org/

From Liveswifers: Liveswif is a free program licensed under LGPL. This means that you can use it freely to create your own Flash based movies and animation. Currently Liveswif 2.2 supports Flash 5 Actionscript for dynamic flash movies. You can also use Liveswif to create dynamic Flash based websites and even make your own games! It provides several classical vector drawing tools, you can create stunning graphics with the power of these tools, including freehand, curve, shape, spline, contour, and in-place text editor. Liveswif is a typical key-frame based animation system. It provides path motion and transform motion tools to produce animation. Just setting new positions, angles, sizes or colors in key frames, Liveswif will blend the in-between frames automatically. Liveswif supports Flash 5 action script, that means you can create interactive animations.

download program : http://www.download.com/Liveswif/3000-2068_4-10502699.html

Untuk bikin CAD desain bisa pake skethchup bisa download di

http://sketchup.google.com/

Untuk render tampilan 3D

http://www.kerkythea.net/joomla/

info lain http://www.sangguru.com/?page_id=3

IT / KomputerMarch 24, 2008 3:59 pm

Manfaat DHCP juga bisa Anda dapatkan pada waktu menggunakan Linux. Pada artikel ali ini, kita akan mengonfigurasi Linux sebagai DCHP server. Tidak perlu takut – karena sebenarnya mudah.

1. Install dhcpd
Untuk membangun DHCP Server kita perlu menginstalasi dhcpd. Anda bisa mendapatkannya dari ftp://ftp.isc.org/isc/dhcp/dhcp-3.01.tar.gz, CD distro Linux Anda, atau CD PC Media. Setelah dapat instalasi paket tersebut. Untuk menginstal dari source code jalankan perintah: tar -xzvf dhcp-3.0.1.tar.gz

Kemudian, masuk ke subdirektori dhcp-3.0.1, lalu ketik:
./configure
make
make install

2. Tentukan Parameter Global (1)
Langkah pertama dalam mengonfigurasi DHCP server adalah membuat file konfigurasi. Konfigurasi DHCP server terdapat pada file /etc/dhcpd.conf. File ini berisi sejumlah perintah konfigurasi yang mengendalikan server dan menyediakan informasi konfigurasi kepada client. Banyak opsi konfigurasi yang dapat diatur, tetapi di sini kita akan memilih yang sering digunakan. Di sini kita tentukan waktu maksimum pemberian alamat IP adalah 604800 detik, sedangkan waktu default selama 86400 detik. Pada file /etc/dhcpd.conf tambahkan baris berikut:

# Define global values
default_lease_time 86400;
max_lease_time 604800;

3. Tentukan Parameter Global (2)
Masih dalam paramter global, di sini kita akan menggunakan subnet mask 255.255.255.0. Nama domain yang akan kita gunakan adalah pcmedia.co.id. DNS server ada di 192.168.1.2 dan 192.168.1.3, sedangkan POP3 server dan SMTP server keduanya ada di 192.168.1.3 . Pada baris berikutnya tambahkan baris berikut:

option domain “contoh.com”;
option domain_name_servers 192.168.1.2,
192.168.1.3;
option subnet_mask 255.255.255.0;
option pop-server 192.168.1.3;
option smtp-server 192.168.1.3;

4. Tentukan Range Alamat
Di sini kita akan menggunakan jaringan kelas C 192.168.1.0 dengan netmask default 255.255.255.0. Alamat router 192.168.1.215, sedangkan alamat broadcast 192.168.1.255.
Range alamat IP untuk client adalah 192.168.1.10 sampai 192.168.1.200 dan 192.168.1.210 sampai 192.168.1.240.

Tambahkan:
# Define dynamic address range for the subnet
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {range 192.168.1.10 192.168.1.200;
range 192.168.1.210 192.168.1.240;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.215;}

5. Tentukan Konfigurasi Khusus Host
Host yang memerlukan konfigurasi khusus dapat diatur dalam pernyataan host. Sebagai contoh di sini:

# Host statements for clients with static
IP addresses
host ns {hardware ethernet 12:34:56:78:AB:CD;
fixed_address 192.168.1.5;}
host router {hardware ethernet 00:80:C7:A1:10:5C;
fixed address 192.168.1.215;}
Restart DCHP server dengan perintah /usr/sbin/dhcpd restart.

6. Konfigurasi DHCP C Client
Untuk mengonfigur DHCP client Anda perlu memodifikasi file /etc/sysconfig/network dan file konfigurasi perangkat jaringan pada direktori /etc/sysconfig/network-scripts.
Pada file /etc/sysconfig/network ubah baris berikut sehingga menjadi:

NETWORKING=yes
Pada file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 ubah
baris berikut sehingga menjadi:
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=dhcp
ONBOOT=yes

Masalah Konfigurasi
Pada client tertentu (Windows 98 misalnya), Linux harus bisa mengirim paket ke alamat IP 255.255.255.255. Namun, Linux menggantinya ke alamat broadcast subnet lokal (di sini, yaitu 192.168.1.255). Hal ini tidak lagi menjadi masalah pada kernel 2.2 ke atas, tetapi pada kernel 2.1 dan semua versi kernel di bawahnya hal tersebut merupakan masalah - DHCP client tidak dapat melihat pesan dari DHCP server. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membuat rute host dari alamat interface jaringan Anda ke 255.255.255.255. Perintah yang digunakan bervariasi dari versi ke versi. Yang paling mudah adalah:

route add -host 255.255.255.255 dev eth0 dd
-host 255.255.255.255 dev eth0
Pada Linux tertentu, Anda akan mendapatkan error pada waktu melakukan itu. Pada sistem tersebut, coba tambahkan baris berikut ke dalam file /etc/hosts: 255.255.255.255 lim_broad

Kemudian, tambahkan rute untuk alamat broadcast dengan mengggunakan perintah:
route add -host lim_broad dev eth0

Jika Anda mengalami masalah sewaktu menjalankan DCHP dengan beberapa interface jaringan, kemungkinan besar karena Anda mempunyai kernel yang sudah lama. Pastikan
Anda menggunakan kernel versi 2.0.31 atau lebih tinggi.

Gunung Sarjono

 

sumber 

http://www.pcmedia.co.id/Detail.Asp?Id=522&Cid=23&Eid=13 

http://www.ecomoney.eu/puppy/pups/networking/